Senantiasa berjalan lurus itulah yang diinginkan dari kita, baik secara lahir dan batinnya. Tidak seorang pun dari kita akan memperoleh hal itu, walaupun dia telah melakukan segala sesuatu, kecuali jika dia membuang cinta pada dunia ini dari qalbunya. Demi Allah, tidak seorang arif bisa terus lurus kecuali jika ia meninggalkan cinta dunia itu. Tidak seorang pun yang sawm setiap hari, salat setiap malam, akan berjalan lurus kecuali jika dia membuang cinta dunia itu dari qalbunya seperti yang kami katakan. Penanda kepergian cinta dunia itu dari qalbunya adalah bahwa qalbunya terasa sempit jika dunia itu ada dan terasa lapang jika dunia itu tak ada.
Salam.